Kegiatan SDGS 2025

DEPARTEMEN BUDIDAYA PERAIRAN FPIK IPB
BERPERAN DALAM PENCAPAIAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS 2025


Dosen Pulang Kampung 2025
Suplementasi Pakan Dengan Peningkat Imunitas Ikan Dan Praktik Manajemen Kualitas Air Untuk Meningkatkan Produktivitas Benih Lele Di Kabupaten Kediri, Jawa Timur

dospulkam-1

Pada tanggal 29-31 Juli 2025 telah dilaksanakan kegiatan Dosen Pulang Kampung yang merupakan program pengabdian pada masyarakat yang diinisiasi oelh IPB University.  Kegiatan tersebut berupa Suplementasi pakan dengan peningkat imunitas ikan dan praktik manajemen kualitas air untuk meningkatkan produktivitas benih lele di kabupaten Kediri, Jawa Timur.  Kegiatan ini merupakan Kerjasama antara IPB University dan Dinas Perikanan Kabupaten Kediri. Tim pelaksana IPB University diketuai oleh Prof. Dr Sri Nuryati, yang kebetulan berasal dari Kediri yang saat ini telah menjadi guru besar bidang kesehatan organisme akuatik di IPB University. Anggota tim pelaksana yang turut hadir antara lain Dr. Apriana Vinasyiam, Dr. M. Gustilatov, Talita Shofa Adestia, M.Imun, serta Lina Mulyani. Kegiatan terdiri dari:

  1. Visitasi ke kelompok pembudidaya lele pada 29 Juli 2025, Kecamatan Kayen Kidul dan Kecamatan Pare
  2. Pelatihan pada 30 Juli 2025 di di UPT PBAT Pengelola Budidaya Air Tawar, Kecamatan Pare
  3. Rapat persiapan kegiatan dan kelanjutan kerjasama pada 29 dan 31 Juli 2025 di kantor Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Kecamatan Ngasem

Kegiatan visitasi dilakukan dengan mengunjungi 3 farm milik kelompok pembudidaya yaitu Rojopatil dan Lele Bangkit Jaya di Desa Jambu, serta Kusuma Karya Catfish di Desa Pelem. Pada kunjungan ke pembudidaya lele  ini sekaligus untuk memotret dari dekat masalah yang dialami oleh pembudidaya, sekaligus dilakukan diskusi terhadap permasalahan dan jawaban atas permasalahan tersebut.

 

Adapun kegiatan pelatihan dilakukan dalam 2 sesi yaitu:

  1. Sesi I berupa penyampaian materi mengenai suplementasi pakan dengan imunostimulan berbasis herbal.
  2. Sesi II berupa praktikum pembuatan dan aplikasi imunostimulan berbahan batang pisang dan ragi tempe melalui teknik coatingpada pakan ikan.

 

Pemateri dan peraga praktikum merupakan tim dari IPB University, dengan moderator dari pihak Dinas Perikanan Kabupaten Kediri yaitu Andi Priyo Setiawan, S.Pi. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, S.Pt., M.M., membuka dan memberikan sambutan pada kegiatan pelatihan. Peserta pelatihan berasal dari 25 kelompok pembudidaya ikan lele dari berbagai kecamatan yaitu Pare, Gampengrejo, Puncu, Plosoklaten, Kepung, Plemahan, Badas, Gurah, Wates, Ngadiluwih, Banyakan, Papar, dan Ngasem. Pihak media lokal juga turut hadir meliput kegiatan.

Kegiatan pelatihan dilakukan dengan metode ceramah interaktif, dimana peserta dipersilakan secara aktif bertanya dan menceritakan pengalaman atau kendala yang dihadapinya di lapangan. Selama menyusun perencanaan kegiatan, tim berdiskusi dengan pihak Dinas Perikanan baik secara daring maupun luring.

 


juli, 14 2025

Benih Lobster RI Lebih Unggul, Tapi Tertinggal dan Kalah Saing dengan Vietnam

Agrofarm.co.id, Bogor-Indonesia memiliki keunggulan sumber daya alam berupa kelimpahan benih lobster laut dibandingkan Vietnam.

Namun, kontinuitas suplai benih, keterbatasan teknologi, dan hambatan pemasaran global menjadi faktor penghambat daya saing budi daya lobster nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Pakar Akuakultur IPB University, Dr Kukuh Nirmala dalam analisisnya mengenai peluang dan tantangan pengembangan komoditas bernilai tinggi tersebut.

Dr Kukuh menjelaskan, benih lobster alam di Indonesia sering kali terhambat oleh faktor musim, perubahan lingkungan, penangkapan berlebih, hingga penyelundupan ke luar negeri. Di sisi lain, pengembangan pembenihan lobster dalam negeri belum berkembang optimal.

“Kegiatan budi daya pembenihan lobster di Indonesia masih sangat terbatas, biaya investasinya mahal, teknologi belum sepenuhnya dikuasai, dan permintaan benih dari pembudi daya dalam negeri tidak banyak,” ungkap dosen Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University dalam keterangan resminya, Jumat (04/7/2025). (source: agrofarm.co.id)

 

Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
Click outside to hide the comparison bar
Compare