Prospek Karier Lulusan

Lulusan program studi Departemen Budidaya Perairan memiliki peluang karier yang luas, di antaranya sebagai:

  • Manajer atau konsultan teknis usaha budidaya perikanan
  • Peneliti R&D di lembaga pemerintah maupun swasta
  • Profesional di industri pakan dan bioteknologi akuakultur
  • Penyusun kebijakan dan penyuluh perikanan
  • Wirausahawan di bidang budidaya perikanan
  • Akademisi dan tenaga pendidik

Pertumbuhan sektor akuakultur nasional yang terus meningkat turut membuka peluang kerja yang semakin luas bagi lulusan di bidang ini.

Peluang Kerja Global di Bidang Akuakultur

Menurut laporan The State of World Fisheries and Aquaculture (SOFIA) 2024 yang diterbitkan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), sektor akuakultur global kini menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar di dunia, baik pada kegiatan produksi langsung (on-farm) maupun kegiatan pendukung di luar tambak (off-farm).

Kegiatan on-farm (produksi langsung):

  • FAO mencatat sekitar 22 juta orang bekerja langsung di sektor produksi akuakultur (budidaya) di seluruh dunia, dengan mayoritas berada di Asia (95 persen), diikuti Afrika (3 persen) serta Amerika Latin dan Karibia (2 persen).
  • Produksi akuakultur global untuk pertama kalinya telah melampaui hasil tangkapan perikanan alam, menyumbang sekitar 57 persen dari total produksi hewan akuatik dunia — menandakan besarnya peluang kerja yang terbuka di sektor ini ke depan.

Kegiatan off-farm (rantai nilai dan industri pendukung):

  • Di luar kegiatan produksi, sektor akuakultur juga menggerakkan lapangan kerja yang luas pada rantai pascapanen, termasuk pengolahan hasil perikanan, industri pakan, distribusi dan perdagangan, penelitian, hingga kebijakan dan penyuluhan.
  • Nilai produksi akuakultur dunia diperkirakan mencapai sekitar USD 313 miliar pada tahun 2022, mencerminkan besarnya aktivitas ekonomi yang menyertainya di sepanjang rantai nilai — mulai dari input produksi (pakan, benih, bioteknologi) hingga pemasaran produk akhir.

FAO juga memproyeksikan produksi akuakultur global akan terus tumbuh, dengan perkiraan kenaikan produksi hewan akuatik sekitar 10 persen hingga tahun 2032. Tren ini menegaskan bahwa lulusan bidang akuakultur memiliki prospek kerja yang luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga pada rantai nilai akuakultur global.